baris karya

baris karya
dialah nabi agung muhammad yang cahayanya diatas cahaya

Kamis, 26 November 2015

CARA RASULLULAH MENJAGA KESEHATAN DIRI


1.> SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH

Rasulullah mengajak umatnya untuk bangun sebelum Subuh bagi melaksanakan solat sunat, solat fardhu dan solat Subuh secara berjemaah.

Hal ini memberi hikmah yang mendalam antaranya mendapat limpahan pahala, kesegaran udara subuh yang baik terutama untuk merawat dan menjauhkan penyakit  serta memperkuatkan akal fikiran.

2.> AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN

Rasulullah senantiasa bersih dan rapi. Setiap Kamis atau Jumat, Baginda mencuci rambut halus di pipi, memotong kuku, bersikat serta memakai minyak wangi.

“Mandi pada hari Jumat adalah sangat dituntut bagi setiap orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman.” (HR. Muslim)

3.> TIDAK PERNAH MAKAN BERLEBIHAN

Sabda Rasulullah saw yang bermaksud: “Kami adalah satu kaum yang tidak makan sebelum lapar dan apabila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan).”(Muttafaq Alaih).

Dalam tubuh manusia ada tiga ruang untuk tiga benda: Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.

Bahkan ada satu pendidikan khusus bagi umat Islam yaitu dengan berpuasa pada Ramadan bagi menyeimbangkan kesehatan selain itu Nabi selalu berpuasa sunat.

4.> GEMAR BERJALAN KAKI

Rasulullah suka berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad dan mengunjungi rumah sahabat. Apabila berjalan kaki, keringat  pasti mengalir, pori pori terbuka dan peredaran darah berjalan lancar.
Ini penting untuk mencegah penyakit jantung. Bandingkan kita sekarang yang lebih menyukai  menaiki kendaraan . Kalau mau meletakkan kendaraan, mesti meletakkan betul-betul di hadapan tempat yang hendak kita pergi. Kita malas jalan kaki.

5.> TIDAK PEMARAH

Nasihat Rasulullah ‘jangan marah’ diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan muslim bukanlah terletak pada jasad, tetapi lebih kepada kebersihan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan perasaan marah yaitu dengan mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka hendaklah kita duduk dan apabila sedang duduk, maka perlu berbaring.
Kemudian membaca Ta’awwudz karena­ marah itu daripada syaitan, segera mengambil wudhu’ dan sholat dua rakaat agar mendapat ketenangan serta menghilang kan kegelisahan  di hati.

6.> OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA

Sikap optimis memberikan kesan emosional yang mendalam bagi kelapangan jiwa selain perlu memperbanyak sabar, istiqamah, bekerja keras serta tawakkal kepada Allah SWT

7.> TIDAK PERNAH IRI HATI

Untuk menjaga kestabilan hati dan kesehatan jiwa, semestinya kita perlu menjauhi daripada sifat iri hati.
 “Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari sifat-sifat mazmumah (tercela)dan hiasilah diriku dengan sifat-sifat mahmudah.(terpuji)”

8.> PEMAAF

Pemaaf adalah sifat yang sangat dituntut agar mendapatkan ketenteraman hati dan jiwa. Memaafkan orang lain membebaskan diri kita dari belenggu rasa kemarahan.

Sekiranya kita marah, maka marah itu akan melekat pada hati. 
Karena itu , jadilah seorang yang pemaaf karena yang pasti badan menjadi sehat.
“BAHAGIA sebenarnya bukan dengan MENDAPAT tetapi dengan MEMBERI. 
Sebenarnya, banyak lagi cara hidup sehat Rasulullah yg lain.
Semoga hati kita semakin dekat dengan Nabi yang amat kita rindukan pertemuan dengannya.”

Subhanallah 
Mari Perbanyak sholawat untuk nabi Muhammad di hari jumat ini Allahuma sholli alla  Muhammad..
Semoga Bermanfaat..😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar